Domain dapat diumpamakan seperti ini:

“Jika website adalah rumah, maka kita memerlukan layanan web hosting sebagai penyedia tanah tempat rumah tersebut dibangun. Sedangkan domain adalah alamat yang digunakan agar orang-orang dapat mengunjungi rumah tersebut.”

Domain merupakan nama yang bersifat unik dan perlu anda gunakan untuk mengakses website. Domain terdiri dari dua bagian, yaitu nama website dan ekstensi. Contohnya, peradabannuswantara.org jika dijabarkan maka nama website nya adalah peradabannuswantara dan ekstensi nya adalah .org.

Sebenarnya, nama domain merupakan pengganti dari penggunaan alamat IP yang berupa kombinasi angka seperti 153.92.10.97 yang merupakan alamat IP website peradabannuswantara.org. Dengan semakin berkembangnya jumlah website maka kombinasi angka pada alamat IP semakin sulit dihafal sehingga penamaan menggunakan domain menjadi lebih efektif.

Nama domain bersifat unik yang berarti hanya terdapat 1 pemilik saja, sehingga tidak mungkin ada duplikasi nama. Registrasi nama domain dikelola oleh organisasi bernama ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers).

Domain berbeda dengan URL

Meskipun mirip namun domain dan URL (Universal Resource Locator) memiliki perbedaan. URL merupakan alamat website lengkap yang bisa mengarahkan pengunjung ke halaman tertentu di website.
URL terdiri dari protocol (menunjukkan apakah website memiliki sertifikat SSL), domain, dan path (URL hanya akan memiliki path kalau mengarahkan pengunjung ke halaman tertentu sebuah website). Nah, nama domain adalah bagian dari URL.

Domain mempunyai beberapa level domain seperti:

  1. Top Level Domain,
  2. Second Level Domain,
  3. Third Level Domain.

Selain itu terdapat pula istilah:

  1. Add-on Domain,
  2. Sub-Domain,
  3. Parked Domain.

Penjelasan tersebut akan dibahas lebih lanjut pada artikel lain.

Image source: www.csoonline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *